Dear all........
Lari rasanya saat ini jadi sebuah gaya
hidup dan hobi yang tak lepas dari kehidupan kita. Tengok saja beragam
acara lari marathon yang diselenggarakan oleh bermacam perusahaan bahkan
bank. Tema marathon-nya pun cukup beragam, ada yang marathon biasa ada
juga yang unik, seperti Color Run. Tak heran jika lari jadi tren
tersendiri dikalangan pekerja. Apakah Anda juga terserang demam lari?
Jika baru akan mencoba menjadikan lari sebagai hobi, ada baiknya Anda
memperhatikan beberapa hal, terutama dalam pemilihan sepatu.
Sepatu adalah peralatan lari yang paling
penting, karena semua dinamika saat Anda berlari ditanggung oleh kaki.
Mulai dari berat tubuh hingga dorongan ke depan. Jadi, Anda harus
pintar-pintar memilih sepatu lari agar tak mencederai kaki. Berikut ini
trik memilih sepatu lari yang baik :
1. Tipe pronasi telapak kaki:
Pronasi adalah gerakan telapak kaki, ada beberapa jenis antara lain,
melengkung/sub pronasi dan over pronasi atau gerakan kaki yang sangat
berayun. Setiap tipe memiliki gerakan langkah yang berbeda, jadi
dibutuhkan tipe sepatu yang berbeda pula. Sepatu netral digunakan untuk
Anda yang kakinya melengkung, sepatu stabilitas untuk si kaki normal dan
untuk sepatu control untuk Anda yang kaki rata. Kontur permukaan sol
pada sepatu baiknya harus pas dengan permukaan kaki agar beban pada kaki
menyebar rata.
2. Bahan perendam:
Ketika kaki Anda menginjak permukaan kala berlari, sebenarnya
dihasilkan tegangan impuls yang cukup besar pada kaki. Jika hal ini
terjadi terus menerus dapat mengakibatkan cedera tanpa Anda sadari.
Semakin cepat Anda lari maka semakin besar tegangannya. Oleh karena itu
pilih lah sepatu yang memiliki peredam impuls.
3. Berat:
Semakin ringan sepatu yang Anda gunakan, maka makin cepat Anda dapat
lari. Tetapi dalam menilai berat sepatu ideal harus diukur dari berapa
jarak yang akan ditempuh. Biasanya sepatu ringan cocok untuk jarak dekat
sekitar 5km. Untuk yang jarak menengah lebih baik pilih yang tak
terlalu ringan.
4. Kelenturan: Sepatu
punya sifat yang menyerap energy gerak dalam besaran tertentu. Saat kaki
melangkan ke belakang, maka sepatu akan menekuk. Jika kurang lentur
akan banyak energy gerak yang terserap, sehingga memperlambat lari Anda.
Tes kelenturan sepatu dengan menekuknya, semakin kuat sepatu menghentak
balik maka semakin lentur.
5. Ventilasi: Suhu
dalam sepatu kadang kala berada di atas batas normal karena aktivitas
dan tanggungan beban pada kaki. Jika suhu terlalu panas akan berakibat
tidak nyaman pada kaki Anda. Pilih sepatu dengan ventilasi yang baik
agar tak mengganggu performa lari Anda.
Itu tadi beberapa tips memilih sepatu lari yang baik, selamat berlari!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar