Jumat, 19 Juni 2015

Tugas Kelompok

Cara Menjadi Franchise ANAM PROVITA UTAMA

Digital Printing

1.      Syarat menjadi Franchise ANAM PROVITA UTAMA adalah sebagai berikut :
a.      Single franchise.
b.      Lokasi memiliki luas ruangan minimum 700 m2.
c.      Areal parkir maximal 5 mobil.
d.      Kapasitas daya listrik +/- 20.000 watt.
e.      Fasilitas telepon 1 line.
f.      Perangkat computer, printer, scanner dan digital copy.
g.     Standarisasi counter.
h.      Franchise fee Rp. 125.000.000,- untuk tahun
i.       Biaya royalty sebesar 5% (lima persen) dari omzet.
j.       Biaya pemasaran sebesar 1% (satu persen) dari omzet.
k.      Ijin usaha.
l.       Mengisi form pengajuan Franchise.
2.      Perhitungan Break Event Point (BEP)
Ø  Harga Print/lembar                  = Rp 1.500
Ø  Biaya Bahan Baku/lembar       = Penjualan : Harga Print/lembar
                                                      = Rp 100.000.000 : Rp 1.500
                                                      = Rp 66.666 lembar/bln
Jadi, Biaya Bahan Baku : Rp 66.666 = Rp 69.300.000 : Rp 66.666
                                                           = 1.039/lembar
a.       Target Penjualan/bln                      Rp 100.000.000
b.       Biaya Yang Dikeluarkan/blm
v        Biaya Bahan Baku/bln                   Rp 69.300.000
                                                                 Rp 1.039/lembar
Biaya Operasional/bln

1.      Marketing Fee                   Rp   1.100.000
2.      Royaliti Fee                       Rp   5.000.000
3.      Biaya Karyawan                Rp 25.000.000
4.      Sewa                                  Rp   8.500.000
5.      Biaya Umum                     Rp   5.000.000
         Total                                  Rp 44.600.000

Total Biaya Yang Dikeluarkan/blnRp   113.900.000.
3.      Keuntungan/lembar
a.       Harga Print/lembar           = Rp 1.500
b.      Keuntungan/lembar           = Harga Print/lembar – Biaya Bahan Baku/lembar
                                                    = Rp 1.500 – Rp 1.039
                                                    = Rp 4.61
c.       Perhitungan Break Event Point (BEP)
Keuntungan/lembar      x     Banyaknya Lembar(n) = Biaya Bahan Baku + Biaya Operasional
                 Rp 4.61        x                n                        = Rp 69.300.000 + Rp 44.600.000
                                                          Rp 4,61   n      = Rp 113.900.000
                                                                          n     = Rp 24.707 lembar/bln
                                                                          n     = Rp 823 lembar/hr

Selasa, 12 Mei 2015

CARA BEKERJA SAMA DENGAN FRANSHISOR

Bagaimana jika saya menjadi franchisee yang akan bekerja sama dengan franchisor terhadap sebuah produk ?

1. Konsep Bisnis
Yang pertama yang harus saya lakukan adalah konsep bisnis. Mengapa konsep bisnis menjadi alasan utama sebagai syarat untuk memfranchisekan usaha saya? Karena konsep bisnis mencakup sistem yang akan berjalan sebagai roda otomatisasi operasional usaha yang akan saya jalani.
Konsep bisnis yang saya miliki harus tangguh karena untuk menjadi franchise perlu dibuktikan oleh waktu, karena usaha tersebut harus menjadi pilot project  yang akan di replikasi oleh franchisee nantinya. Dari sanalah munculnya standar operasional yang baku untuk setiap jaringannya.

2. Tim Manajemen
Untuk mengubah usaha saya menjadi sebuah franchise, saya harus mempersiapkan tim manajemen yang menguasai seluk-beluk sistem waralaba serta masalah-masalah yang ada didalamnya. Tim manajemen ini juga harus memiliki kemampuan untuk mengendalikan dan mengawasi jaringan yang akan terbentuk nanti.

3. Rumuskan Keunikan
Saya harus merumuskan diferensiasi atau keunikan produk/ jasa yang akan saya tawarkan. Tanpa keunikan, sebuah produk tidak akan dilirik oleh pelanggan. Keunikan  inilah yang akan menjadi pembeda produk kita dengan para pesaing.
Produk yang akan saya franchisekan tidak mudah untuk ditiru atau duplikasi. Keunikan tidak hanya dari segi produk saja, keunikan juga bisa saya tunjukan dari segi pelayanan atau juga cara penyajian produk. Contoh hal yang bisa saya ambil sebagai keunikan yang bisa saya terapkan untuk usaha saya adalah konsep open kitchen, dimana pengunjung bisa melihat cara pembuatan dan penyajian hidangan yang saya hidangkan.

4. Pendanaan
Harus dipersiapakan paket pendanaan, yang mana didalamnya terdapat perhitungan biaya-biaya yang akan saya keluarkan sangat penting agar semua prosedur yang ada bisa dikerjakan dengan tepat waktu.

5. Dokumentasi
Dokumentasi yang dimaksud adalah dokumen yang menyangkut organisasi franchisor dan juga dokumen-dokumen yang diserahkan atau dipinjamkan kepada franchisee.

Dokumentasi yang disiapkan harus tergambar dalam visi organisasi dan implementasi konsep bisnis.
Setelah 5 hal tadi dipenuhi selanjutnya  penting bagi saya melakukan konsultasi kepada jasa konsultan untuk memastikan segala persiapan yang dilakukan. Sekaligus melakukan legal audit atas HAKI merek dagang.

Selasa, 14 April 2015

Cara berjualan di marketplace lazada

Hallo guys.... kali ini blog saya akan membahas bagaimana cara berjualan di lazada... kalian pasti sudah tau kan apa itu lazada,,....

Cara berjualan di lazada yaitu :

  1. Masuk ke lazada.co.id
  2. Cari Jual di Lazada (bagian paling bawah) / http://www.lazada.co.id/marketplace/
  3. kemudian muncul form registrasi, seperti gambar di bawah :
    4. Isi Formnya
    5. Tunggu Konfirmasi dari lazada
    6. Setelah persyaratan lengkap anda    
        tinggal iklankan produk anda
    7. Selesai .
 
Seperti itulah caranya berjualan di lazada, semoga bermanfaat informasi yang saya berikan... :)

Senin, 06 April 2015

Cara promosi Produk sepatu

Produk yang saya punya yaitu sepatu, maka cara saya promosi yaitu:  
1. Memperkenalkan kepada teman, cara ini saya gunakan karena menurut saya memperkenalkan kepada teman sangatlah mudah, teman bisa langsung melihat kualitas barang dan bisa pula langsung tawar menawar harga.

2. Berpromosi melalui marketplace, contohnya bukalapak.com
Cara yg kedua ini saya gunakan karena jaringannya menurut saya sudah cukup luas untuk dikenal orang-orang luar daerah, sehingga akan banyak orang-orang luar daerah untuk melihat produk yang saya jual.

3. Berpromosi melalui web/blog
Cara yang ketiga ini saya gunakan untuk mempermudah saya menawarkan produk-produk yang akan saya jual, beda dengan berpromosi melalui marketplace jika kita berpromosi di contohnya berniaga, olx dan sebagainya akan banyak sekali pilihan produk yang orang lain juga tawarkan.

4. Berpromosi melalui sosial media
Cara yang ke 4 ini saya gunakan misalnya promosi di face book, dengan cara kita membuat akun facebook online shop, sebenarnya sama dengan cara kita berpromosi di blog hanya saja untuk takaran waktu saat ini facebook pasti lebih mudah dan lebih sering di kunjungi oleh orang lain.

Kamis, 26 Maret 2015

kekurangan atau kelemahan sepatu

kekurangan atau kelemahan dari bahan sepatu yang dijual : 
Diantara produk sepatu safety yang beredar di pasaran, banyak sekali kita temui berbagai bentuk model sepatu safety dari berbagai bahan baku yang dipakai. Dari bahan upper cap yang dari kulit sapi asli maupun yang sintetis serta mitasi, dan sole dari bahan rubber/karet, PU (polyrethine),TPR atau PVC semua ada di pasaran. Disamping model & bahan, juga ada berbagai teknik dalam proses produksinya, baik yang skala manual, semi manual & automatis proses produksi pake mesin. Semuanya mempunya kekurangan masing-masing.

Berikut ini beberapa kekurangan dari setiap sepatu safety sesuai dengan bahan baku dan proses produksinya.

1) Rubber sole

Kekuranganya : lebih licin dibandingkan sole bahan lain dan lebih berat.

2) PU (polyrethine)

Kekurangannya : memepunyai expired date jika sole lama tidak dipakai maka akan mudah hancur, bahkan bisa hancur sendiri seperti sebuah roti kalo dibiarkan lama, harganya lebih mahal dibanding sole dari bahan lain

3) TPR (Thermo Plastic Rubber ):
sole dengan bahan ini adalah campuran dari plastik dan rubber
Kekurangan : kurang elastis

4) PVC (Polyvinyl Chloride )
Terbuat dari lebih banyak bahan plastik dan sedikit karet
Kekurangan : licin dan kurang elastis

Adapun beberapa proses yang berbeda2 dari setiap sepatu safety yang paling bagus adalah proses dengan menggunakan mesin secara automatis. 
sekian blog yang saya buat .

Minggu, 22 Maret 2015

Trik Memilih Sepatu Lari yang Baik

Dear all........ 

Lari rasanya saat ini jadi sebuah gaya hidup dan hobi yang tak lepas dari kehidupan kita. Tengok saja beragam acara lari marathon yang diselenggarakan oleh bermacam perusahaan bahkan bank. Tema marathon-nya pun cukup beragam, ada yang marathon biasa ada juga yang unik, seperti Color Run. Tak heran jika lari jadi tren tersendiri dikalangan pekerja. Apakah Anda juga terserang demam lari? Jika baru akan mencoba menjadikan lari sebagai hobi, ada baiknya Anda memperhatikan beberapa hal, terutama dalam pemilihan sepatu.
Sepatu adalah peralatan lari yang paling penting, karena semua dinamika saat Anda berlari ditanggung oleh kaki. Mulai dari berat tubuh hingga dorongan ke depan. Jadi, Anda harus pintar-pintar memilih sepatu lari agar tak mencederai kaki. Berikut ini trik memilih sepatu lari yang baik :

1. Tipe pronasi telapak kaki: Pronasi adalah gerakan telapak kaki, ada beberapa jenis antara lain, melengkung/sub pronasi dan over pronasi atau gerakan kaki yang sangat berayun. Setiap tipe memiliki gerakan langkah yang berbeda, jadi dibutuhkan tipe sepatu yang berbeda pula. Sepatu netral digunakan untuk Anda yang kakinya melengkung, sepatu stabilitas untuk si kaki normal dan untuk sepatu control untuk Anda yang kaki rata. Kontur permukaan sol pada sepatu baiknya harus pas dengan permukaan kaki agar beban pada kaki menyebar rata.
2. Bahan perendam: Ketika kaki Anda menginjak permukaan kala berlari, sebenarnya dihasilkan tegangan impuls yang cukup besar pada kaki. Jika hal ini terjadi terus menerus dapat mengakibatkan cedera tanpa Anda sadari. Semakin cepat Anda lari maka semakin besar tegangannya. Oleh karena itu pilih lah sepatu yang memiliki peredam impuls.
3. Berat: Semakin ringan sepatu yang Anda gunakan, maka makin cepat Anda dapat lari. Tetapi dalam menilai berat sepatu ideal harus diukur dari berapa jarak yang akan ditempuh. Biasanya sepatu ringan cocok untuk jarak dekat sekitar 5km. Untuk yang jarak menengah lebih baik pilih yang tak terlalu ringan.
4. Kelenturan: Sepatu punya sifat yang menyerap energy gerak dalam besaran tertentu. Saat kaki melangkan ke belakang, maka sepatu akan menekuk. Jika kurang lentur akan banyak energy gerak yang terserap, sehingga memperlambat lari Anda. Tes kelenturan sepatu dengan menekuknya, semakin kuat sepatu menghentak balik maka semakin lentur.
5. Ventilasi: Suhu dalam sepatu kadang kala berada di atas batas normal karena aktivitas dan tanggungan beban pada kaki. Jika suhu terlalu panas akan berakibat tidak nyaman pada kaki Anda. Pilih sepatu dengan ventilasi yang baik agar tak mengganggu performa lari Anda.
Itu tadi beberapa tips memilih sepatu lari yang baik, selamat berlari!

Sabtu, 14 Maret 2015

Sepatu Online


Sepatu online adalah toko sepatu online yang menyediakan informasi sepatu dan menjual berbagai macam produk sepatu yang merupakan hasil produksi dalam negeri dimana lokasi pembuatannya di , kota bandung, propinsi Jawa Barat, negara Indonesia. Karena diproduksi di Indonesia, menyebabkan harga sepatu yang di jual cukup murah.

Fasilitas belanja online sepatu indonesia
Untuk memudahkan anda berbelanja serta cara pemesanan bisa Via SMS dan BBM. 
Ayooo.... buruan order.... harga discount 10% untuk bulan ini




















Ayooo.... buruan order.... harga discount 10% untuk bulan ini